Bahan Perpustakaan Pilihan

Serat Centhini 11 : akhir perjalanan Syekh Amongraga - awal menuju penitisan trah Mataram

Penulis :
Penerbit : Cakrawala
Edisi :
Tahun Terbit : 2015
Jenis Koleksi :
Kategori :
ISBN : 978-979-383-291-3

Buku ini adalah bentuk novelisasi Serat Centhini jilid 11 dari 12 jilid. Serat Centhini adalah naskah sastra Jawa yang istimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf, klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat-istiadat, tata upacara tradisi, etika, psikologi, flora fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain-lainnya, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.


Sukma Syekh Amongraga mengembara, terbang ke Gua Langse, Gua Songpati, dan Gunung Merapi, namun di situ ia selalu menemukan ludah bekas kunyahan sirih yang dikenalinya milik Sultan Agung. Tubuhnya bergetar menahan gejolak murka, menyadari bahwa dirinya telah terungguli oleh Sultan Agung. Ia memutuskan untuk kembali ke raganya, menguatkan tekad untuk bersemadi memohon wahyu Hyang Widi agar bisa mengungguli Sultan Agung.


Sultan Agung mendengar ada seorang yang dianggap durjana mengaku sebagai Syekh menyebarkan ajaran yang tak sesuai syariat agama tengah bertapa di dekat Pantai Selatan. Orang yang dimaksud tak lain adalah Syekh Amongraga. Sultan Agung mengutus Tumenggung Wiraguna untuk menangkap Syekh Amongraga dan dihukum larung di Pantai Selatan. Namun hal ini justru menjadi sarana pelepasan Syekh Amongraga menuju ke kesejatian.